Mengoptimalkan First Input Delay untuk Pengalaman Pengguna Website yang Lebih Baik

Mengoptimalkan First Input Delay untuk Pengalaman Pengguna Website yang Lebih Baik Good FID values

Mengoptimalkan First Input Delay untuk Pengalaman Pengguna Website yang Lebih Baik

Pernahkah Anda merasa frustrasi saat mengklik tombol di sebuah website, tapi tidak ada respon sama sekali selama beberapa detik? Atau mungkin saat Anda mencoba mengetik di kolom pencarian, tapi huruf yang Anda ketik muncul terlambat? Jika iya, Anda tidak sendirian. Masalah ini, yang sering disebut dengan *lag*, bisa sangat mengganggu pengalaman pengguna dan bahkan membuat pengunjung meninggalkan website Anda.

Penyebab utama dari *lag* ini seringkali adalah First Input Delay (FID). FID adalah metrik penting dalam Core Web Vitals yang mengukur waktu yang dibutuhkan browser untuk merespon interaksi pertama pengguna setelah website selesai dimuat. Singkatnya, ini adalah waktu tunggu antara klik pertama dan respon pertama dari website. Bayangkan, Anda masuk ke toko online yang indah, tapi saat ingin memilih barang, pelayan toko cuek bebek. Pasti bikin ilfeel, kan?

FID yang tinggi (lebih dari 300ms) menandakan ada masalah dengan performa website Anda. Ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari JavaScript yang berat hingga optimasi kode yang kurang baik. Tapi jangan khawatir, artikel ini akan membahas cara-cara praktis untuk mengoptimalkan FID dan memberikan pengalaman pengguna yang lebih menyenangkan.

Yuk, kita bedah satu per satu solusinya!

1. Reduksi JavaScript: Lebih Sedikit Kode, Lebih Cepat Respon

JavaScript adalah jantung dari banyak website modern, tapi juga bisa menjadi biang kerok utama penyebab FID tinggi. Semakin banyak kode JavaScript yang harus diproses browser saat memuat halaman, semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk merespon interaksi pengguna. Jadi, langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah mengurangi jumlah JavaScript yang tidak perlu.

  • Minifikasi dan Kompresi: Perkecil ukuran file JavaScript Anda dengan menghilangkan spasi, komentar, dan karakter yang tidak perlu. Tools seperti UglifyJS, Terser, atau plugin seperti Webpack bisa membantu Anda melakukan ini secara otomatis.
  • Code Splitting: Pecah kode JavaScript Anda menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan hanya muat bagian yang dibutuhkan saat itu. Misalnya, jika Anda memiliki fitur yang hanya digunakan di halaman tertentu, jangan muat kode tersebut di halaman lain. Webpack dan Parcel adalah bundler yang mendukung code splitting.
  • Hapus Kode yang Tidak Digunakan (Dead Code Elimination): Identifikasi dan hapus kode JavaScript yang tidak pernah dijalankan. Ini bisa dilakukan secara manual atau menggunakan tools seperti Google Closure Compiler.

Contoh Code Splitting dengan Webpack:


// webpack.config.js
module.exports = {
  entry: {
    main: './src/index.js',
    // Pisahkan kode untuk halaman 'about'
    about: './src/about.js'
  },
  output: {
    filename: '[name].bundle.js',
    path: path.resolve(__dirname, 'dist')
  },
  optimization: {
    splitChunks: {
      chunks: 'all',
    },
  },
};

Dengan konfigurasi ini, Webpack akan memisahkan kode JavaScript untuk halaman utama (`main.bundle.js`) dan halaman `about` (`about.bundle.js`). Kode yang sama yang digunakan di kedua halaman akan diekstrak ke dalam file terpisah (misalnya, `vendors~main~about.bundle.js`), sehingga browser hanya perlu mengunduhnya sekali.

2. Deferred Loading: Tunda yang Tidak Penting, Dahulukan yang Utama

Konsep deferred loading adalah memuat aset yang tidak kritikal (seperti gambar atau script di bagian bawah halaman) setelah konten utama selesai dimuat. Ini akan membebaskan browser untuk fokus pada merespon interaksi pengguna secepat mungkin.

  • Lazy Loading untuk Gambar: Gunakan atribut `loading="lazy"` pada tag `` untuk menunda pemuatan gambar hingga gambar tersebut mendekati viewport (area yang terlihat di layar).
  • Async dan Defer untuk Script: Gunakan atribut `async` atau `defer` pada tag `
Post Terkait
Author

Administrator

30 Oktober 2025

Hey..... Apa kabar? Semua artikel dan layanan yang kami sediakan di sini semata-mata untuk kepentingan pengguna dan klien. Jadi jika Anda merasa membutuhkan pelayanan kami silahkan jangan ragu untuk menghubungi. Kami juga bersedia untuk melayani konsultasi online melalui media sosial, melalui komentar dan melalui halaman testimonial yang telah kami sediakan. Selain itu Anda juga dapat menggunakan kontak form yang tersedia.

Jika apa yang anda dapatkan dari situs ini bermanfaat, silahkan dukung dengan like dan share . Terimakasih telah berkunjung, silahkan kembali kapanpun anda merasa membutuhkan layanan yang kami sediakan.

Status Akun Iklan 11 Juni 2024

Saya sampaikan bahwa status akun iklan sudah saya cek dan saya kelola. Sehingga pagi ini siap untuk di jalankan.

Abaikan notifikasi/tanda yang ada; Dibatasi anggaran, merah, kuning, apapun itu mohon di abaikan. Saya sudah pertimbangkan dan sesuaikan di masing-masing akun. Pagi ini, pukul 04.45 WIB saya baru selesai periksa dan setting semua akun. Sehingga tidak ada lagi yang perlu di tanyakan. Silahkan jalankan iklan.
Ingin berbagi dengan multibisnisindo dan memberikan kontribusi....? Tulis pengalamanmu Di Sini

Terimakasih
JOPanda

Tidak ada komentar terkait posting ini, Ingin memberi komentar?

Artikel akan muncul dalam 20 detik...