Mengoptimalkan First Input Delay untuk Pengalaman Pengguna Website yang Lebih Baik
- Administrator
- 28 Kali Dilihat
- 0 Komentar
Mengoptimalkan First Input Delay untuk Pengalaman Pengguna Website yang Lebih Baik
Pernahkah Anda merasa frustrasi saat mengklik tombol di sebuah website, tapi tidak ada respon sama sekali selama beberapa detik? Atau mungkin saat Anda mencoba mengetik di kolom pencarian, tapi huruf yang Anda ketik muncul terlambat? Jika iya, Anda tidak sendirian. Masalah ini, yang sering disebut dengan *lag*, bisa sangat mengganggu pengalaman pengguna dan bahkan membuat pengunjung meninggalkan website Anda.
Penyebab utama dari *lag* ini seringkali adalah First Input Delay (FID). FID adalah metrik penting dalam Core Web Vitals yang mengukur waktu yang dibutuhkan browser untuk merespon interaksi pertama pengguna setelah website selesai dimuat. Singkatnya, ini adalah waktu tunggu antara klik pertama dan respon pertama dari website. Bayangkan, Anda masuk ke toko online yang indah, tapi saat ingin memilih barang, pelayan toko cuek bebek. Pasti bikin ilfeel, kan?
FID yang tinggi (lebih dari 300ms) menandakan ada masalah dengan performa website Anda. Ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari JavaScript yang berat hingga optimasi kode yang kurang baik. Tapi jangan khawatir, artikel ini akan membahas cara-cara praktis untuk mengoptimalkan FID dan memberikan pengalaman pengguna yang lebih menyenangkan.
Yuk, kita bedah satu per satu solusinya!
1. Reduksi JavaScript: Lebih Sedikit Kode, Lebih Cepat Respon
JavaScript adalah jantung dari banyak website modern, tapi juga bisa menjadi biang kerok utama penyebab FID tinggi. Semakin banyak kode JavaScript yang harus diproses browser saat memuat halaman, semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk merespon interaksi pengguna. Jadi, langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah mengurangi jumlah JavaScript yang tidak perlu.
- Minifikasi dan Kompresi: Perkecil ukuran file JavaScript Anda dengan menghilangkan spasi, komentar, dan karakter yang tidak perlu. Tools seperti UglifyJS, Terser, atau plugin seperti Webpack bisa membantu Anda melakukan ini secara otomatis.
- Code Splitting: Pecah kode JavaScript Anda menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan hanya muat bagian yang dibutuhkan saat itu. Misalnya, jika Anda memiliki fitur yang hanya digunakan di halaman tertentu, jangan muat kode tersebut di halaman lain. Webpack dan Parcel adalah bundler yang mendukung code splitting.
- Hapus Kode yang Tidak Digunakan (Dead Code Elimination): Identifikasi dan hapus kode JavaScript yang tidak pernah dijalankan. Ini bisa dilakukan secara manual atau menggunakan tools seperti Google Closure Compiler.
Contoh Code Splitting dengan Webpack:
// webpack.config.js
module.exports = {
entry: {
main: './src/index.js',
// Pisahkan kode untuk halaman 'about'
about: './src/about.js'
},
output: {
filename: '[name].bundle.js',
path: path.resolve(__dirname, 'dist')
},
optimization: {
splitChunks: {
chunks: 'all',
},
},
};
Dengan konfigurasi ini, Webpack akan memisahkan kode JavaScript untuk halaman utama (`main.bundle.js`) dan halaman `about` (`about.bundle.js`). Kode yang sama yang digunakan di kedua halaman akan diekstrak ke dalam file terpisah (misalnya, `vendors~main~about.bundle.js`), sehingga browser hanya perlu mengunduhnya sekali.
2. Deferred Loading: Tunda yang Tidak Penting, Dahulukan yang Utama
Konsep deferred loading adalah memuat aset yang tidak kritikal (seperti gambar atau script di bagian bawah halaman) setelah konten utama selesai dimuat. Ini akan membebaskan browser untuk fokus pada merespon interaksi pengguna secepat mungkin.
- Lazy Loading untuk Gambar: Gunakan atribut `loading="lazy"` pada tag `
` untuk menunda pemuatan gambar hingga gambar tersebut mendekati viewport (area yang terlihat di layar).
- Async dan Defer untuk Script: Gunakan atribut `async` atau `defer` pada tag `
Menghadirkan Solusi Digital Kreatif Melalui Website untuk Bisnis Jasa Online Masa Depan
Membangun Fondasi Digital yang Kuat untuk Bisnis Jasa Online Di era digital saat ini, memiliki website yang tidak hanya menarik tetapi...
Inovasi Web Kreatif untuk Mendukung Perkembangan Bisnis Jasa Online di Era Digital
Membangun Kehadiran Digital yang Kuat Lewat Website Bisnis Jasa Online Kehadiran digital yang kuat adalah aspek penting bagi bisnis jasa online...
