Mutibisnisindo: Retargeting Google Ads yang Mengubah Klik Jadi Konversi

Mutibisnisindo: Retargeting Google Ads yang Mengubah Klik Jadi Konversi

Mutibisnisindo: Retargeting Google Ads yang Mengubah Klik Jadi Konversi

Pernahkah Anda merasa frustrasi melihat budget iklan Google Ads Anda terkuras habis, namun konversi yang didapatkan sangat minim? Anda tidak sendirian. Banyak bisnis mengalami masalah serupa: pengunjung datang ke website, melihat-lihat produk atau layanan, lalu pergi begitu saja. Mereka seolah-olah lenyap ditelan bumi, meninggalkan Anda dengan harapan yang pupus dan saldo iklan yang semakin menipis.

Masalah utama yang dihadapi banyak pengiklan bukan terletak pada kemampuan menarik perhatian (klik), tetapi pada kemampuan mengubah klik tersebut menjadi tindakan yang menguntungkan (konversi). Bayangkan, Anda berhasil menarik ratusan bahkan ribuan orang ke website Anda, namun hanya segelintir yang benar-benar membeli produk, berlangganan newsletter, atau menghubungi Anda. Ini adalah pemborosan sumber daya yang luar biasa dan peluang yang hilang.

Lalu, apa solusinya? Jawabannya adalah Retargeting Google Ads. Lebih dari sekadar fitur tambahan, retargeting adalah strategi krusial yang dapat mengubah kampanye iklan Anda secara signifikan, membantu Anda memaksimalkan ROI, dan pada akhirnya, meningkatkan pendapatan bisnis Anda.

Mengapa Pengunjung Website Meninggalkan Anda (dan Bagaimana Retargeting Mengubahnya)

Sebelum membahas lebih jauh tentang retargeting, mari kita pahami mengapa pengunjung website seringkali tidak langsung melakukan konversi:

  • Distraksi: Dunia digital penuh dengan distraksi. Notifikasi media sosial, email, dan iklan lain dapat dengan mudah mengalihkan perhatian pengunjung dari website Anda.
  • Riset yang Belum Selesai: Pengunjung mungkin sedang melakukan riset dan membandingkan berbagai opsi sebelum membuat keputusan.
  • Belum Siap Membeli: Beberapa pengunjung mungkin belum siap membeli saat pertama kali mengunjungi website Anda. Mereka mungkin perlu waktu untuk mempertimbangkan penawaran Anda atau menunggu momen yang tepat.
  • Masalah Teknis: Masalah pada website, seperti loading lambat atau proses checkout yang rumit, dapat membuat pengunjung frustrasi dan akhirnya meninggalkan website Anda.

Retargeting Google Ads adalah jawaban untuk tantangan-tantangan ini. Dengan menargetkan kembali pengunjung yang pernah berinteraksi dengan website Anda, Anda dapat mengingatkan mereka tentang produk atau layanan yang mereka lihat, menawarkan insentif tambahan, dan membimbing mereka menuju konversi.

5 Strategi Retargeting Google Ads yang Efektif untuk Meningkatkan Konversi

Berikut adalah 5 strategi retargeting Google Ads yang terbukti efektif dalam mengubah klik menjadi konversi, yang bisa diimplementasikan dengan bantuan ahli dari Mutibisnisindo:

1. Membuat Daftar Audiens Retargeting yang Tertarget

Kunci keberhasilan retargeting terletak pada segmentasi audiens yang tepat. Jangan hanya menargetkan semua pengunjung website secara umum. Sebaliknya, buat daftar audiens yang lebih spesifik berdasarkan perilaku mereka di website Anda:

  • Pengunjung Halaman Produk: Targetkan orang-orang yang telah melihat halaman produk tertentu tetapi belum menambahkannya ke keranjang belanja.
  • Pengunjung Keranjang Belanja yang Terbengkalai: Targetkan orang-orang yang telah menambahkan produk ke keranjang belanja tetapi tidak menyelesaikan pembelian. Ini adalah audiens yang sangat berpotensi karena mereka sudah menunjukkan minat yang kuat.
  • Pengunjung Halaman Kontak: Targetkan orang-orang yang telah mengunjungi halaman kontak Anda, menunjukkan minat untuk menghubungi Anda.
  • Pengunjung yang Telah Mengunduh Ebook atau Mendaftar Newsletter: Targetkan orang-orang yang telah memberikan informasi kontak mereka, menunjukkan minat terhadap konten atau penawaran Anda.
  • Pelanggan yang Sudah Ada: Targetkan pelanggan yang sudah ada dengan penawaran khusus atau produk baru yang relevan dengan pembelian mereka sebelumnya.

Contoh Nyata: Sebuah toko online pakaian membuat daftar audiens retargeting untuk pengunjung yang melihat kategori "Gaun Pesta". Mereka kemudian menampilkan iklan yang menampilkan gaun pesta baru dan penawaran diskon eksklusif kepada audiens ini. Hasilnya, mereka melihat peningkatan konversi yang signifikan pada kategori gaun pesta.

Cara Membuat Daftar Audiens Retargeting di Google Ads:

  1. Masuk ke akun Google Ads Anda.
  2. Klik "Alat & Setelan" > "Pengelola Audiens".
  3. Klik tombol "+" untuk membuat daftar audiens baru.
  4. Pilih "Pengunjung Situs Web" sebagai jenis daftar.
  5. Tentukan aturan untuk memasukkan orang ke dalam daftar Anda (misalnya, mengunjungi URL tertentu).
  6. Berikan nama yang jelas dan deskriptif untuk daftar Anda.
  7. Tetapkan durasi keanggotaan (berapa lama orang akan tetap berada dalam daftar Anda).
  8. Klik "Buat Audiens".

2. Menawarkan Insentif yang Menarik untuk Mendorong Konversi

Retargeting adalah kesempatan emas untuk menawarkan insentif yang dapat mendorong pengunjung untuk akhirnya melakukan konversi. Insentif yang tepat dapat mengatasi keraguan atau hambatan yang mungkin mereka miliki:

  • Diskon: Tawarkan diskon khusus untuk pengunjung yang kembali ke website Anda.
  • Gratis Ongkir: Hilangkan biaya pengiriman untuk pengunjung yang telah menambahkan produk ke keranjang belanja tetapi belum menyelesaikan pembelian.
  • Bonus atau Hadiah: Berikan bonus atau hadiah gratis dengan pembelian.
  • Uji Coba Gratis: Tawarkan uji coba gratis untuk layanan atau software Anda.
  • Jaminan Uang Kembali: Berikan jaminan uang kembali untuk mengurangi risiko bagi pelanggan.

Contoh Nyata: Sebuah perusahaan software menawarkan uji coba gratis selama 14 hari kepada pengunjung yang telah melihat halaman harga mereka. Mereka kemudian menampilkan iklan retargeting yang mengingatkan pengunjung tentang uji coba gratis dan menunjukkan manfaat dari menggunakan software mereka. Hal ini menghasilkan peningkatan yang signifikan dalam jumlah orang yang mendaftar untuk uji coba gratis.

Penting: Pastikan insentif yang Anda tawarkan relevan dengan produk atau layanan Anda dan menarik bagi audiens target Anda. Uji coba berbagai jenis insentif untuk melihat mana yang paling efektif.

3. Membuat Iklan Retargeting yang Dinamis dan Personal

Iklan retargeting yang generik dan tidak relevan cenderung diabaikan oleh pengunjung. Buat iklan yang dinamis dan personal yang menampilkan produk atau layanan yang secara spesifik mereka lihat di website Anda.

  • Iklan Produk Dinamis: Gunakan iklan produk dinamis untuk menampilkan produk yang telah dilihat pengunjung di website Anda. Google Ads dapat secara otomatis membuat iklan yang menampilkan gambar, harga, dan deskripsi produk dari feed produk Anda.
  • Pesan yang Dipersonalisasi: Sesuaikan pesan iklan Anda berdasarkan perilaku pengunjung di website Anda. Misalnya, jika seorang pengunjung telah melihat halaman "Tas Kulit", tampilkan iklan yang menyoroti keunggulan dan manfaat tas kulit Anda.
  • Call to Action (CTA) yang Kuat: Gunakan CTA yang jelas dan menarik yang mendorong pengunjung untuk mengambil tindakan (misalnya, "Beli Sekarang", "Dapatkan Diskon", "Mulai Uji Coba Gratis").
  • Gambar dan Video Berkualitas Tinggi: Gunakan gambar dan video yang menarik perhatian dan menampilkan produk atau layanan Anda dengan cara yang positif.

Contoh Nyata: Sebuah toko buku online menggunakan iklan produk dinamis untuk menampilkan buku yang telah dilihat pengunjung. Jika seorang pengunjung telah melihat buku "Harry Potter dan Batu Bertuah", mereka akan melihat iklan yang menampilkan sampul buku tersebut dan menawarkan diskon 10% untuk pembelian. Hal ini menghasilkan peningkatan yang signifikan dalam penjualan buku-buku yang populer.

Cara Membuat Iklan Produk Dinamis di Google Ads:

  1. Unggah feed produk Anda ke Google Merchant Center.
  2. Tautkan akun Google Merchant Center Anda ke akun Google Ads Anda.
  3. Buat kampanye retargeting dinamis di Google Ads.
  4. Pilih feed produk Anda sebagai sumber data.
  5. Desain template iklan Anda menggunakan elemen dari feed produk Anda (misalnya, gambar, harga, deskripsi).
  6. Google Ads akan secara otomatis membuat iklan yang menampilkan produk yang relevan dengan setiap pengunjung.

4. Menggunakan Kombinasi Platform Retargeting (Google Ads, Facebook Ads, dll.)

Jangan terpaku hanya pada satu platform retargeting. Manfaatkan kombinasi platform retargeting yang berbeda untuk menjangkau audiens Anda di berbagai tempat yang mereka kunjungi secara online:

  • Google Ads: Retargeting di Google Ads memungkinkan Anda menjangkau pengunjung di Jaringan Penelusuran, Jaringan Display, dan YouTube.
  • Facebook Ads: Retargeting di Facebook Ads memungkinkan Anda menjangkau pengunjung di Facebook dan Instagram.
  • Platform Iklan Lainnya: Pertimbangkan untuk menggunakan platform iklan lain seperti LinkedIn Ads (untuk target profesional) atau Twitter Ads (untuk target yang tertarik dengan berita dan informasi).

Contoh Nyata: Sebuah perusahaan B2B menggunakan retargeting di Google Ads dan LinkedIn Ads. Mereka menargetkan pengunjung yang telah melihat studi kasus mereka di website mereka dengan iklan yang menawarkan konsultasi gratis. Iklan Google Ads menargetkan pencarian terkait industri, sementara iklan LinkedIn Ads menargetkan profesional di bidang yang relevan. Strategi ini menghasilkan peningkatan yang signifikan dalam jumlah lead yang berkualitas.

Penting: Sesuaikan pesan iklan Anda untuk setiap platform retargeting. Pesan yang efektif di Facebook mungkin tidak efektif di LinkedIn. Pertimbangkan demografi dan minat audiens Anda di setiap platform.

5. Mengoptimalkan Kampanye Retargeting Secara Berkelanjutan

Retargeting bukanlah strategi "set it and forget it". Anda perlu terus memantau dan mengoptimalkan kampanye Anda untuk memastikan Anda mendapatkan hasil yang terbaik:

  • Pantau Metrik Kunci: Lacak metrik kunci seperti CTR (Click-Through Rate), Conversion Rate, dan ROI (Return on Investment).
  • Uji A/B Iklan: Uji berbagai variasi iklan (misalnya, headline, gambar, CTA) untuk melihat mana yang paling efektif.
  • Optimalkan Bidding: Sesuaikan bidding Anda berdasarkan kinerja iklan Anda. Tingkatkan bidding untuk iklan yang berkinerja baik dan kurangi bidding untuk iklan yang berkinerja buruk.
  • Perbarui Daftar Audiens: Perbarui daftar audiens Anda secara teratur untuk memastikan Anda menargetkan orang yang tepat. Hapus orang-orang yang telah melakukan konversi dari daftar Anda.
  • Eksperimen dengan Strategi Baru: Jangan takut untuk bereksperimen dengan strategi retargeting baru dan melihat apa yang berhasil untuk bisnis Anda.

Contoh Nyata: Sebuah toko online elektronik memantau kampanye retargeting mereka secara teratur dan menemukan bahwa iklan dengan gambar produk yang lebih besar memiliki CTR yang lebih tinggi. Mereka kemudian memperbarui semua iklan mereka dengan gambar yang lebih besar dan melihat peningkatan yang signifikan dalam kinerja kampanye mereka.

Mutibisnisindo dapat membantu Anda mengoptimalkan kampanye retargeting Anda secara berkelanjutan untuk memastikan Anda mendapatkan hasil yang terbaik. Dengan pengalaman dan keahlian kami, kami dapat membantu Anda melacak metrik kunci, menguji A/B iklan, mengoptimalkan bidding, memperbarui daftar audiens, dan bereksperimen dengan strategi baru.

Contoh Kode: Pemasangan Google Ads Remarketing Tag

Untuk memulai retargeting dengan Google Ads, Anda perlu memasang Google Ads Remarketing Tag di website Anda. Tag ini adalah cuplikan kode JavaScript yang melacak pengunjung website Anda dan menambahkan mereka ke daftar audiens retargeting Anda.

Cara Memasang Google Ads Remarketing Tag:

  1. Masuk ke akun Google Ads Anda.
  2. Klik "Alat & Setelan" > "Pengelola Audiens".
  3. Klik "Sumber Audiens" > "Google Ads Tag".
  4. Ikuti petunjuk untuk membuat dan memasang tag Anda.

Contoh Kode Google Ads Remarketing Tag:


<script async src="https://www.googletagmanager.com/gtag/js?id=AW-YOUR_CONVERSION_ID"></script>
<script>
window.dataLayer = window.dataLayer || [];
function gtag(){dataLayer.push(arguments);}
gtag('js', new Date());
gtag('config', 'AW-YOUR_CONVERSION_ID');
</script>

Penjelasan Kode:

  • Ganti `YOUR_CONVERSION_ID` dengan ID konversi Google Ads Anda.
  • Letakkan kode ini di antara tag `<head>` dan `</head>` di setiap halaman website Anda.

Penting: Pastikan Anda memasang tag dengan benar dan memverifikasi bahwa tag tersebut berfungsi dengan benar. Anda dapat menggunakan Google Tag Assistant untuk memverifikasi pemasangan tag Anda.

Kesimpulan: Retargeting dengan Mutibisnisindo adalah Investasi untuk Masa Depan Bisnis Anda

Retargeting Google Ads adalah strategi yang ampuh untuk mengubah klik menjadi konversi dan meningkatkan ROI kampanye iklan Anda. Dengan membuat daftar audiens yang tertarget, menawarkan insentif yang menarik, membuat iklan yang dinamis dan personal, menggunakan kombinasi platform retargeting, dan mengoptimalkan kampanye Anda secara berkelanjutan, Anda dapat memaksimalkan potensi retargeting dan membawa bisnis Anda ke tingkat yang lebih tinggi.

Mutibisnisindo.com adalah mitra terpercaya Anda dalam menguasai seni retargeting. Kami memiliki pengalaman dan keahlian untuk membantu Anda merencanakan, menerapkan, dan mengoptimalkan kampanye retargeting Anda untuk mencapai hasil yang luar biasa. Hubungi kami hari ini untuk konsultasi gratis dan temukan bagaimana kami dapat membantu Anda mengubah klik menjadi konversi dan meningkatkan pendapatan bisnis Anda secara signifikan.

Jangan biarkan budget iklan Anda terbuang percuma. Investasikan dalam retargeting dengan Mutibisnisindo dan saksikan bagaimana klik berubah menjadi pelanggan setia. Mutibisnisindo: Retargeting Google Ads yang Mengubah Klik Jadi Konversi - Penutup

Menguasai Retargeting, Meraih Konversi, dan Membangun Kesuksesan Bersama Mutibisnisindo

Kita telah menyelami dunia retargeting Google Ads, mengungkap rahasia di balik kemampuannya mengubah pengunjung yang awalnya ragu menjadi pelanggan yang loyal. Dari memahami alasan mengapa pengunjung meninggalkan website Anda, hingga merumuskan strategi retargeting yang efektif dan memanfaatkan platform yang tepat, Anda kini memiliki peta jalan yang jelas untuk meningkatkan konversi dan memaksimalkan ROI kampanye iklan Anda.

Inti dari retargeting yang sukses terletak pada pemahaman mendalam tentang perilaku audiens Anda. Segmentasi yang tepat, pesan yang dipersonalisasi, dan penawaran yang menarik adalah kunci untuk menarik perhatian mereka kembali dan membimbing mereka menuju konversi. Jangan lupakan pentingnya analisis data dan optimasi berkelanjutan, karena lanskap digital terus berubah dan Anda perlu beradaptasi agar tetap relevan dan efektif.

Mari kita rangkum poin-poin krusial yang telah kita bahas:

  • Segmentasi Audiens: Jangan menargetkan semua pengunjung dengan pesan yang sama. Buat daftar audiens yang spesifik berdasarkan tindakan mereka di website Anda (misalnya, pengunjung halaman produk, pengunjung keranjang belanja yang terbengkalai, dll.).
  • Insentif yang Menarik: Tawarkan diskon, gratis ongkir, bonus, atau uji coba gratis untuk mendorong pengunjung kembali dan menyelesaikan pembelian.
  • Personalisasi Pesan: Tampilkan iklan yang dinamis dan relevan dengan produk atau layanan yang telah dilihat pengunjung. Gunakan pesan yang dipersonalisasi untuk mengatasi keraguan atau hambatan yang mungkin mereka miliki.
  • Multi-Platform Retargeting: Jangkau audiens Anda di berbagai platform yang mereka kunjungi (Google Ads, Facebook Ads, LinkedIn Ads, dll.).
  • Optimasi Berkelanjutan: Pantau metrik kunci, uji A/B iklan, optimalkan bidding, perbarui daftar audiens, dan eksperimen dengan strategi baru.

Contoh Nyata Implementasi Kode Retargeting dengan Tag Manager:

Meskipun contoh kode dasar di awal artikel berfungsi untuk menargetkan semua pengunjung website, kita bisa tingkatkan lagi dengan menggunakan Google Tag Manager (GTM). GTM memungkinkan kita untuk membuat trigger (pemicu) berdasarkan perilaku pengunjung dan menambahkan mereka ke daftar retargeting yang lebih spesifik.

Misalnya, kita ingin menargetkan pengunjung yang telah menghabiskan lebih dari 30 detik di halaman produk tertentu. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Di Google Tag Manager: Buat "User-Defined Variable" dengan tipe "Data Layer Variable". Beri nama "event".
  2. Di Website Anda: Tambahkan kode berikut setelah kode GTM di halaman produk yang bersangkutan:

    <script>
    setTimeout(function(){
    dataLayer.push({'event': '30_second_product_page'});
    }, 30000); // 30000 milliseconds = 30 seconds
    </script>

  3. Di Google Tag Manager: Buat "Trigger" dengan tipe "Custom Event". Isi "Event name" dengan "30_second_product_page".
  4. Di Google Tag Manager: Buat "Tag" dengan tipe "Google Ads Remarketing". Gunakan Conversion ID Anda seperti sebelumnya. Pada bagian "Triggering", pilih trigger yang baru saja Anda buat ( "30_second_product_page").

Penjelasan Kode dan Langkah-langkah:

  • Langkah 1: Kita membuat variable di GTM untuk menangkap data dari dataLayer.
  • Langkah 2: Kode JavaScript ini menggunakan `setTimeout` untuk menunda eksekusi fungsi selama 30 detik. Setelah 30 detik, kode ini akan memasukkan event "30_second_product_page" ke dalam `dataLayer`. `dataLayer` adalah objek JavaScript yang digunakan oleh Google Tag Manager untuk melacak informasi tentang interaksi pengguna dengan website Anda. Pastikan kode ini ditempatkan setelah kode Google Tag Manager untuk memastikan GTM sudah terinisialisasi.
  • Langkah 3: Trigger di GTM akan mendengarkan event "30_second_product_page".
  • Langkah 4: Tag Remarketing akan terpicu hanya ketika trigger "30_second_product_page" aktif.

Bagaimana Cara Menggunakan Data Ini di Google Ads?

  1. Di Google Ads: Buka "Alat & Setelan" > "Pengelola Audiens".
  2. Buat daftar audiens baru dengan tipe "Pengunjung Situs Web".
  3. Pilih "Pengunjung halaman web dengan aturan".
  4. Pada bagian "URL berisi", Anda bisa masukan sebagian URL produk tersebut. Lebih baik lagi, jika Anda memiliki ID produk di dataLayer, Anda bisa membuat variable di GTM untuk menangkap ID produk dan memasukan ID produk ke daftar audiens.
  5. Atau, pilih "Pengunjung halaman web dengan aturan" dan buat aturan "Event" sama dengan "30_second_product_page". (Anda mungkin perlu menunggu beberapa saat hingga data dari GTM masuk ke Google Ads).

Dengan menggunakan GTM, Anda memiliki kontrol yang lebih besar terhadap siapa yang masuk ke daftar retargeting Anda. Ini memungkinkan Anda untuk membuat iklan yang lebih relevan dan personal, yang pada akhirnya akan meningkatkan konversi.

Penting: Pemasangan tag dan konfigurasi GTM bisa jadi rumit. Pastikan Anda memiliki pemahaman yang kuat tentang JavaScript dan Google Tag Manager sebelum mencoba implementasi ini. Jika Anda merasa kesulitan, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan ahli dari Mutibisnisindo.

Saatnya Bertindak: Transformasi Dimulai Sekarang!

Teori tanpa praktik adalah sia-sia. Sekarang adalah waktu yang tepat untuk mengubah pengetahuan yang Anda dapatkan menjadi tindakan nyata. Implementasikan strategi retargeting yang telah kita bahas, mulai dari membuat daftar audiens yang tertarget hingga mengoptimalkan kampanye Anda secara berkelanjutan.

Call to Action:

  1. Evaluasi Kampanye Google Ads Anda: Analisis performa kampanye Anda saat ini dan identifikasi area di mana retargeting dapat memberikan dampak positif.
  2. Buat Daftar Audiens Retargeting: Identifikasi audiens yang paling berpotensi berdasarkan perilaku mereka di website Anda dan buat daftar retargeting yang spesifik.
  3. Kunjungi Mutibisnisindo.com: Dapatkan konsultasi gratis dari ahli retargeting kami dan temukan bagaimana kami dapat membantu Anda memaksimalkan ROI kampanye Google Ads Anda.
  4. Implementasikan Strategi Baru: Terapkan strategi retargeting yang telah kita bahas, mulai dari menawarkan insentif yang menarik hingga membuat iklan yang dinamis dan personal.
  5. Pantau dan Optimalkan: Lacak performa kampanye Anda secara teratur dan lakukan penyesuaian berdasarkan data yang Anda kumpulkan.

Mutibisnisindo: Mitra Strategis untuk Kesuksesan Google Ads Anda

Jika Anda merasa kewalahan dengan kompleksitas retargeting, atau jika Anda ingin memastikan bahwa Anda mendapatkan hasil maksimal dari kampanye Google Ads Anda, Mutibisnisindo siap menjadi mitra strategis Anda. Kami adalah penyedia jasa iklan Google Ads yang berpengalaman dan berdedikasi untuk membantu bisnis seperti Anda mencapai tujuan pemasaran Anda.

Tim ahli kami memahami seluk-beluk retargeting dan dapat membantu Anda:

  • Merancang strategi retargeting yang disesuaikan dengan kebutuhan bisnis Anda.
  • Membuat daftar retargeting yang sangat tertarget berdasarkan perilaku pengunjung website Anda.
  • Menulis salinan iklan yang menarik dan relevan yang mendorong konversi.
  • Mengelola dan mengoptimalkan kampanye retargeting Anda untuk hasil maksimal.
  • Melacak kinerja kampanye Anda dan memberikan laporan terperinci.

"Sukses bukanlah kebetulan. Ia adalah hasil kerja keras, ketekunan, pembelajaran, pengorbanan, dan yang terpenting, cinta akan apa yang Anda lakukan atau pelajari." – *Pelé*

Jangan biarkan potensi kampanye Google Ads Anda terbuang percuma. Dengan strategi retargeting yang tepat dan dukungan dari Mutibisnisindo, Anda dapat mengubah klik yang tidak berharga menjadi pelanggan setia dan membangun bisnis yang sukses.

Apakah Anda siap untuk mengambil langkah selanjutnya dan membawa kampanye Google Ads Anda ke level berikutnya? Apa tantangan terbesar yang Anda hadapi saat ini dalam retargeting? Bagikan pengalaman Anda dan mari kita diskusikan bersama!

Ingatlah, "Setiap awal pasti ada akhir, tapi dalam setiap akhir selalu ada awal yang baru." Teruslah belajar, teruslah berinovasi, dan teruslah berjuang untuk mencapai tujuan Anda. Semoga sukses!

Post Terkait
Author

Administrator

01 Juni 2025

Hey..... Apa kabar? Semua artikel dan layanan yang kami sediakan di sini semata-mata untuk kepentingan pengguna dan klien. Jadi jika Anda merasa membutuhkan pelayanan kami silahkan jangan ragu untuk menghubungi. Kami juga bersedia untuk melayani konsultasi online melalui media sosial, melalui komentar dan melalui halaman testimonial yang telah kami sediakan. Selain itu Anda juga dapat menggunakan kontak form yang tersedia.

Jika apa yang anda dapatkan dari situs ini bermanfaat, silahkan dukung dengan like dan share . Terimakasih telah berkunjung, silahkan kembali kapanpun anda merasa membutuhkan layanan yang kami sediakan.

Status Akun Iklan 11 Juni 2024

Saya sampaikan bahwa status akun iklan sudah saya cek dan saya kelola. Sehingga pagi ini siap untuk di jalankan.

Abaikan notifikasi/tanda yang ada; Dibatasi anggaran, merah, kuning, apapun itu mohon di abaikan. Saya sudah pertimbangkan dan sesuaikan di masing-masing akun. Pagi ini, pukul 04.45 WIB saya baru selesai periksa dan setting semua akun. Sehingga tidak ada lagi yang perlu di tanyakan. Silahkan jalankan iklan.
Ingin berbagi dengan multibisnisindo dan memberikan kontribusi....? Tulis pengalamanmu Di Sini

Terimakasih
JOPanda

Tidak ada komentar terkait posting ini, Ingin memberi komentar?

Artikel akan muncul dalam 20 detik...