Panduan Lengkap Membuat Halaman Checkout WooCommerce yang Optimal

Panduan Lengkap Membuat Halaman Checkout WooCommerce yang Optimal Flexible Checkout Checkout Final View

Panduan Lengkap Membuat Halaman Checkout WooCommerce yang Optimal

Pernahkah Anda merasa frustrasi ketika calon pelanggan membatalkan pesanan di menit-menit terakhir? Mungkin keranjang belanja sudah penuh, mereka sudah hampir menyelesaikan pembelian, tapi entah kenapa, mereka memutuskan untuk pergi. Seringkali, biang keladinya adalah halaman checkout yang kurang optimal. Bayangkan, Anda sudah berhasil menarik perhatian mereka, meyakinkan mereka untuk membeli, eh malah gagal di finishing! Halaman checkout yang rumit, membingungkan, atau bahkan lambat bisa jadi mimpi buruk bagi konversi toko online Anda.

Masalah ini lebih besar dari sekadar estetika. Halaman checkout yang buruk bisa menyebabkan:

  • Tingginya angka abandoned cart: Pelanggan kabur di tengah jalan.
  • Penurunan konversi: Lebih sedikit penjualan, padahal traffic sudah bagus.
  • Pengalaman pelanggan yang buruk: Reputasi toko online Anda bisa tercoreng.

Kabar baiknya, masalah ini bisa diatasi! Artikel ini akan memandu Anda langkah demi langkah untuk menciptakan halaman checkout WooCommerce yang optimal, ramah pengguna, dan ampuh meningkatkan konversi. Siap mengubah halaman checkout Anda menjadi mesin pencetak uang?

Mengapa Halaman Checkout Optimal Itu Penting?

Sebelum kita masuk ke detail teknis, mari kita pahami dulu mengapa optimasi halaman checkout begitu krusial. Halaman ini adalah titik kritis dalam perjalanan pelanggan Anda. Ini adalah saat di mana mereka memutuskan apakah akan benar-benar mengeluarkan uang untuk produk atau layanan Anda. Jika halaman ini tidak meyakinkan, intuitif, dan terpercaya, mereka akan ragu-ragu dan akhirnya meninggalkan toko Anda tanpa membeli apa pun.

Optimasi halaman checkout bukan hanya tentang membuat halaman terlihat cantik. Ini tentang menghilangkan hambatan, menyederhanakan proses, dan memberikan rasa aman kepada pelanggan. Ini adalah tentang mengubah keraguan menjadi keyakinan dan mengubah pengunjung menjadi pembeli setia.

Solusi Jitu: Optimasi Halaman Checkout WooCommerce Anda

Berikut adalah beberapa strategi jitu yang bisa Anda terapkan untuk mengoptimalkan halaman checkout WooCommerce Anda:

1. Sederhanakan Formulir Checkout: Kurangi Jumlah Field

Masalah: Formulir checkout yang terlalu panjang dan rumit bisa membuat pelanggan merasa kewalahan dan akhirnya menyerah. Mereka merasa malas mengisi terlalu banyak informasi, terutama jika informasi tersebut terasa tidak relevan.

Solusi: Minimalkan jumlah field yang wajib diisi. Tanyakan hanya informasi yang benar-benar penting untuk menyelesaikan transaksi. Contohnya:

  • Hilangkan field yang tidak perlu: Apakah Anda benar-benar membutuhkan nomor telepon pelanggan jika mereka sudah memberikan alamat email?
  • Gabungkan field yang relevan: Jika memungkinkan, gabungkan beberapa field menjadi satu. Misalnya, field "Nama Depan" dan "Nama Belakang" bisa digabungkan menjadi satu field "Nama Lengkap".
  • Gunakan fitur autofill: Aktifkan fitur autofill pada browser agar pelanggan dapat mengisi formulir dengan lebih cepat dan mudah.
  • Tandai field dengan jelas: Gunakan tanda bintang (*) atau label "Wajib" untuk menunjukkan field mana yang harus diisi.

Contoh Nyata: Perhatikan halaman checkout Amazon. Mereka hanya meminta informasi yang benar-benar penting dan menggunakan fitur autofill untuk mempercepat proses pengisian formulir.

2. Tawarkan Opsi "Guest Checkout": Jangan Paksa Pelanggan Membuat Akun

Masalah: Beberapa pelanggan tidak suka membuat akun di setiap toko online yang mereka kunjungi. Mereka merasa ribet harus mengingat username dan password baru. Memaksa mereka untuk membuat akun sebelum melakukan pembelian bisa menjadi penghalang yang signifikan.

Solusi: Berikan opsi "Guest Checkout" atau "Checkout sebagai Tamu". Biarkan pelanggan melakukan pembelian tanpa harus mendaftar terlebih dahulu. Anda selalu bisa menawarkan mereka untuk membuat akun setelah mereka menyelesaikan pembelian.

Manfaat:

  • Mengurangi gesekan: Mempercepat proses checkout dan meningkatkan konversi.
  • Menarik pelanggan baru: Memberikan kemudahan bagi pelanggan yang baru pertama kali berbelanja di toko Anda.
  • Meningkatkan loyalitas: Setelah mereka merasakan kemudahan berbelanja di toko Anda, mereka akan lebih cenderung untuk kembali lagi.

Tips: Setelah pelanggan menyelesaikan pembelian sebagai tamu, berikan opsi untuk membuat akun dengan mudah. Misalnya, tawarkan mereka untuk membuat akun menggunakan alamat email yang sudah mereka berikan saat checkout.

3. Tampilkan Indikator Progres Checkout: Beri Tahu Pelanggan Seberapa Jauh Mereka Sudah Melangkah

Masalah: Pelanggan seringkali merasa tidak sabar dan ingin tahu seberapa jauh lagi mereka harus melangkah untuk menyelesaikan pembelian. Tanpa indikator progres yang jelas, mereka bisa merasa bingung dan frustrasi.

Solusi: Implementasikan indikator progres checkout yang menunjukkan tahapan yang harus dilalui pelanggan, misalnya: "Informasi Pengiriman", "Metode Pembayaran", "Konfirmasi Pesanan".

Manfaat:

  • Memberikan rasa kendali: Pelanggan tahu persis apa yang diharapkan dan seberapa jauh lagi mereka harus melangkah.
  • Mengurangi kecemasan: Memberikan rasa aman dan keyakinan bahwa proses checkout akan segera selesai.
  • Meningkatkan kepercayaan: Menunjukkan profesionalitas dan perhatian terhadap detail.

Contoh: Perhatikan bagaimana Amazon menggunakan indikator progres yang jelas di halaman checkout mereka. Indikator ini membantu pelanggan untuk memahami proses checkout dan merasa lebih nyaman.

4. Optimalkan Pilihan Metode Pembayaran: Berikan Banyak Pilihan dan Jaminan Keamanan

Masalah: Pelanggan memiliki preferensi yang berbeda-beda dalam hal metode pembayaran. Jika Anda hanya menawarkan sedikit pilihan, Anda berisiko kehilangan pelanggan yang tidak menemukan metode pembayaran yang mereka sukai.

Solusi: Tawarkan berbagai macam metode pembayaran yang populer di kalangan target pasar Anda, seperti:

  • Kartu Kredit/Debit: Visa, Mastercard, American Express.
  • Transfer Bank: BCA, Mandiri, BNI, BRI.
  • Dompet Digital: GoPay, OVO, Dana, LinkAja.
  • Pembayaran Langsung: Indomaret, Alfamart.

Selain itu, pastikan untuk:

  • Menampilkan logo metode pembayaran dengan jelas: Ini membantu pelanggan untuk dengan cepat menemukan metode pembayaran yang mereka inginkan.
  • Memberikan jaminan keamanan: Tampilkan logo keamanan seperti SSL (Secure Socket Layer) dan pastikan situs web Anda menggunakan protokol HTTPS.
  • Menjelaskan biaya tambahan (jika ada): Jika ada biaya tambahan untuk metode pembayaran tertentu, jelaskan dengan transparan di halaman checkout.

Tips: Lakukan riset untuk mengetahui metode pembayaran apa yang paling populer di kalangan target pasar Anda. Anda juga bisa menggunakan survei atau analisis data untuk mendapatkan wawasan yang lebih mendalam.

5. Sediakan Fitur Edit Keranjang Belanja: Jangan Paksa Pelanggan Kembali ke Halaman Produk

Masalah: Terkadang, pelanggan ingin mengubah jumlah produk yang mereka pesan atau menghapus produk tertentu dari keranjang belanja saat sudah berada di halaman checkout. Jika mereka harus kembali ke halaman produk untuk melakukan perubahan ini, proses checkout menjadi lebih rumit dan memakan waktu.

Solusi: Sediakan fitur edit keranjang belanja langsung di halaman checkout. Pelanggan harus dapat dengan mudah mengubah jumlah produk, menghapus produk, dan melihat total harga terbaru tanpa harus meninggalkan halaman checkout.

Manfaat:

  • Mempermudah proses checkout: Mengurangi gesekan dan meningkatkan konversi.
  • Memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik: Pelanggan merasa lebih nyaman dan memiliki kendali penuh atas pesanan mereka.
  • Mengurangi risiko abandoned cart: Jika pelanggan merasa kesulitan untuk mengubah pesanan mereka, mereka mungkin akan meninggalkan toko Anda.

6. Tampilkan Biaya Pengiriman dengan Jelas: Jangan Ada Kejutan di Akhir Proses

Masalah: Salah satu penyebab utama abandoned cart adalah biaya pengiriman yang tidak terduga. Pelanggan mungkin sudah siap untuk membeli, tetapi ketika mereka melihat biaya pengiriman yang mahal di halaman checkout, mereka langsung membatalkan pesanan.

Solusi: Tampilkan biaya pengiriman dengan jelas dan transparan sejak awal proses checkout. Anda bisa menampilkan biaya pengiriman di halaman keranjang belanja atau di halaman checkout sebelum pelanggan memasukkan informasi pembayaran.

Tips:

  • Tawarkan opsi pengiriman gratis: Jika memungkinkan, tawarkan opsi pengiriman gratis untuk pesanan di atas jumlah tertentu. Ini bisa menjadi insentif yang kuat untuk mendorong pelanggan untuk menyelesaikan pembelian.
  • Gunakan kalkulator biaya pengiriman: Berikan pelanggan kemampuan untuk menghitung biaya pengiriman berdasarkan alamat pengiriman mereka.
  • Jelaskan perkiraan waktu pengiriman: Berikan perkiraan waktu pengiriman yang realistis agar pelanggan tahu kapan mereka bisa mengharapkan pesanan mereka tiba.

7. Tingkatkan Kepercayaan Pelanggan dengan Testimoni dan Garansi

Masalah: Pelanggan yang baru pertama kali berbelanja di toko Anda mungkin merasa ragu-ragu untuk melakukan pembelian. Mereka mungkin khawatir tentang kualitas produk, keamanan transaksi, atau layanan pelanggan Anda.

Solusi: Tingkatkan kepercayaan pelanggan dengan menampilkan testimoni pelanggan, logo keamanan, dan informasi garansi di halaman checkout. Testimoni pelanggan dapat membantu meyakinkan pelanggan bahwa produk atau layanan Anda berkualitas dan bahwa Anda dapat dipercaya.

Tips:

  • Gunakan testimoni yang otentik: Pastikan testimoni yang Anda tampilkan berasal dari pelanggan yang benar-benar puas dengan produk atau layanan Anda.
  • Tampilkan logo keamanan yang relevan: Pilih logo keamanan yang paling relevan dengan jenis bisnis Anda.
  • Jelaskan kebijakan garansi dengan jelas: Pastikan pelanggan memahami apa yang dilindungi oleh garansi dan bagaimana cara mengklaim garansi.

8. Pastikan Desain Responsif: Halaman Checkout Harus Terlihat Bagus di Semua Perangkat

Masalah: Semakin banyak orang berbelanja online menggunakan perangkat seluler. Jika halaman checkout Anda tidak responsif, pelanggan yang menggunakan ponsel mungkin akan kesulitan untuk menyelesaikan pembelian.

Solusi: Pastikan halaman checkout Anda dirancang dengan responsif, sehingga terlihat bagus dan berfungsi dengan baik di semua perangkat, termasuk desktop, tablet, dan ponsel. Desain responsif akan memastikan bahwa pelanggan dapat dengan mudah mengisi formulir, memilih metode pembayaran, dan menyelesaikan pembelian, terlepas dari perangkat yang mereka gunakan.

9. Uji dan Analisis Secara Berkala: Lakukan A/B Testing untuk Mengoptimalkan Performa

Masalah: Tidak ada solusi tunggal yang cocok untuk semua toko online. Apa yang berhasil untuk satu toko mungkin tidak berhasil untuk toko lain. Oleh karena itu, penting untuk terus menguji dan menganalisis performa halaman checkout Anda untuk menemukan apa yang paling efektif untuk bisnis Anda.

Solusi: Lakukan A/B testing untuk menguji berbagai versi halaman checkout Anda dan melihat mana yang menghasilkan konversi tertinggi. Anda bisa menguji berbagai elemen, seperti:

  • Judul halaman: Coba gunakan judul yang berbeda untuk melihat mana yang paling menarik perhatian pelanggan.
  • Tata letak formulir: Coba atur ulang field formulir untuk melihat apakah itu memengaruhi konversi.
  • Tombol "Beli Sekarang": Coba gunakan warna dan teks yang berbeda untuk tombol "Beli Sekarang".
  • Metode pembayaran: Coba tawarkan metode pembayaran yang berbeda untuk melihat mana yang paling populer di kalangan pelanggan Anda.

Gunakan alat analisis web seperti Google Analytics untuk melacak performa halaman checkout Anda. Analisis data ini akan membantu Anda untuk mengidentifikasi area di mana Anda bisa melakukan perbaikan.

10. Manfaatkan Plugin WooCommerce: Permudah Proses Optimasi Halaman Checkout

Masalah: Mengoptimalkan halaman checkout WooCommerce secara manual bisa menjadi tugas yang rumit dan memakan waktu. Untungnya, ada banyak plugin WooCommerce yang dapat membantu Anda untuk menyederhanakan proses ini.

Solusi: Manfaatkan plugin WooCommerce untuk mengoptimalkan halaman checkout Anda. Beberapa plugin populer yang bisa Anda gunakan antara lain:

  • WooCommerce Checkout Field Editor: Memungkinkan Anda untuk menyesuaikan field formulir checkout, menambahkan field baru, dan menghapus field yang tidak perlu.
  • CheckoutWC: Mengganti tampilan halaman checkout WooCommerce dengan desain yang lebih modern dan ramah pengguna.
  • One Page Checkout: Menyederhanakan proses checkout dengan menampilkan semua informasi yang diperlukan di satu halaman.
  • TrustPulse: Menampilkan notifikasi social proof untuk meningkatkan kepercayaan pelanggan.

Kesimpulan: Ubah Halaman Checkout Anda Menjadi Mesin Pencetak Uang

Mengoptimalkan halaman checkout WooCommerce Anda adalah investasi yang berharga. Dengan mengikuti panduan ini, Anda dapat mengurangi angka abandoned cart, meningkatkan konversi, dan memberikan pengalaman pelanggan yang lebih baik. Ingatlah bahwa optimasi halaman checkout adalah proses berkelanjutan. Teruslah menguji dan menganalisis performa halaman checkout Anda untuk menemukan apa yang paling efektif untuk bisnis Anda. Dengan sedikit usaha dan perhatian, Anda dapat mengubah halaman checkout Anda menjadi mesin pencetak uang!

Inti dari artikel ini adalah: Halaman checkout yang optimal adalah kunci untuk meningkatkan konversi penjualan toko online Anda. Dengan menyederhanakan formulir, menawarkan opsi guest checkout, menampilkan indikator progres, mengoptimalkan pilihan pembayaran, menyediakan fitur edit keranjang, menampilkan biaya pengiriman dengan jelas, meningkatkan kepercayaan pelanggan, memastikan desain responsif, melakukan A/B testing, dan memanfaatkan plugin WooCommerce, Anda dapat menciptakan pengalaman checkout yang mulus dan menyenangkan bagi pelanggan Anda.

Saatnya Bertindak! Jangan biarkan potensi penjualan Anda terbuang sia-sia karena halaman checkout yang kurang optimal. Kami menantang Anda untuk segera menerapkan setidaknya tiga tips dari artikel ini dalam satu minggu ke depan. Mulailah dengan yang paling mudah dan lihat bagaimana dampaknya terhadap konversi toko Anda. Misalnya, Anda bisa mulai dengan mengaktifkan opsi "Guest Checkout" dan meminimalkan jumlah field yang wajib diisi pada formulir checkout Anda. Lalu, instal plugin yang dirasa paling sesuai dengan kebutuhan bisnismu.

Untuk membantu Anda lebih jauh, kami telah menyiapkan checklist praktis berisi poin-poin penting dari artikel ini yang bisa Anda unduh secara gratis. Checklist ini akan menjadi panduan Anda dalam proses optimasi halaman checkout. Klik di sini untuk mengunduh checklistnya sekarang!

Lebih dari Sekadar Tips: Strategi Jangka Panjang untuk Kesuksesan E-commerce Anda

Ingatlah, optimasi halaman checkout bukanlah proyek satu kali selesai. Ini adalah proses berkelanjutan yang membutuhkan perhatian dan komitmen. Setelah Anda menerapkan tips-tips di atas, jangan lupa untuk terus memantau performa halaman checkout Anda menggunakan alat analisis web seperti Google Analytics. Perhatikan metrik-metrik penting seperti tingkat konversi, angka *abandoned cart*, dan waktu yang dibutuhkan pelanggan untuk menyelesaikan checkout. Analisis data ini akan membantu Anda untuk mengidentifikasi area-area di mana Anda bisa melakukan perbaikan lebih lanjut.

Selain itu, jangan ragu untuk bereksperimen dengan berbagai strategi dan taktik yang berbeda. Lakukan A/B testing untuk menguji berbagai versi halaman checkout Anda dan melihat mana yang menghasilkan konversi tertinggi. Anda bisa menguji berbagai elemen, seperti judul halaman, tata letak formulir, tombol "Beli Sekarang", dan metode pembayaran. Semakin banyak Anda bereksperimen, semakin baik Anda akan memahami apa yang paling efektif untuk bisnis Anda.

Optimasi halaman checkout juga merupakan bagian penting dari strategi pengalaman pelanggan (customer experience) Anda secara keseluruhan. Pastikan bahwa seluruh proses berbelanja di toko online Anda, mulai dari halaman produk hingga halaman checkout, dirancang untuk memberikan pengalaman yang mulus, menyenangkan, dan memuaskan bagi pelanggan Anda. Semakin baik pengalaman yang Anda berikan, semakin besar kemungkinan pelanggan akan kembali lagi dan merekomendasikan toko Anda kepada orang lain.

Manfaatkan Kekuatan Komunitas: Belajar dari Pengalaman Orang Lain

Anda tidak sendirian dalam perjalanan optimasi halaman checkout ini. Ada banyak pemilik toko online lain yang juga sedang berjuang untuk meningkatkan konversi mereka. Bergabunglah dengan komunitas online atau forum diskusi yang berfokus pada e-commerce dan WooCommerce. Di sana, Anda bisa berbagi pengalaman, bertanya pertanyaan, dan belajar dari pengalaman orang lain. Anda juga bisa menemukan tips dan trik baru yang mungkin belum Anda ketahui.

Selain itu, jangan ragu untuk mengikuti blog dan podcast yang berfokus pada e-commerce dan WooCommerce. Ada banyak sumber daya yang tersedia secara online yang dapat membantu Anda untuk tetap up-to-date dengan tren terbaru dan praktik terbaik dalam industri ini.

Dengan memanfaatkan kekuatan komunitas dan terus belajar dan berkembang, Anda akan dapat menciptakan halaman checkout WooCommerce yang benar-benar optimal dan menghasilkan keuntungan yang signifikan bagi bisnis Anda.

Investasi dalam Keberhasilan Jangka Panjang: Pertimbangkan untuk Menyewa Ahli

Jika Anda merasa kewalahan atau tidak memiliki waktu untuk mengoptimalkan halaman checkout Anda sendiri, pertimbangkan untuk menyewa ahli. Ada banyak konsultan e-commerce dan pengembang WooCommerce yang dapat membantu Anda untuk menganalisis halaman checkout Anda, mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki, dan menerapkan perubahan yang diperlukan. Menyewa ahli adalah investasi yang berharga yang dapat membantu Anda untuk meningkatkan konversi penjualan Anda secara signifikan dalam jangka panjang.

Ketika memilih ahli, pastikan untuk mencari seseorang yang memiliki pengalaman yang terbukti dalam mengoptimalkan halaman checkout WooCommerce. Minta referensi dan baca testimoni pelanggan untuk memastikan bahwa Anda memilih seseorang yang kompeten dan dapat dipercaya.

Inspirasi untuk Melangkah Maju: Kisah Sukses Nyata

Untuk memberi Anda inspirasi, berikut adalah beberapa kisah sukses nyata dari pemilik toko online yang telah berhasil mengoptimalkan halaman checkout WooCommerce mereka:

  • Seorang pemilik toko pakaian online berhasil mengurangi angka *abandoned cart* sebesar 20% dengan menyederhanakan formulir checkout dan menawarkan opsi guest checkout.
  • Seorang pemilik toko makanan online berhasil meningkatkan konversi penjualan sebesar 15% dengan mengoptimalkan pilihan pembayaran dan menampilkan logo keamanan yang relevan.
  • Seorang pemilik toko perlengkapan rumah tangga berhasil meningkatkan kepuasan pelanggan dengan menyediakan fitur edit keranjang belanja langsung di halaman checkout.

Kisah-kisah sukses ini menunjukkan bahwa optimasi halaman checkout dapat menghasilkan hasil yang nyata dan signifikan. Dengan sedikit usaha dan perhatian, Anda juga dapat mencapai hasil yang serupa.

Tantangan Terakhir: Bagikan Pengalaman Anda!

Setelah Anda menerapkan tips-tips dari artikel ini dan melihat hasilnya, kami mengundang Anda untuk membagikan pengalaman Anda di bagian komentar di bawah. Ceritakan tentang tantangan yang Anda hadapi, solusi yang Anda temukan, dan hasil yang Anda capai. Dengan berbagi pengalaman Anda, Anda dapat membantu dan menginspirasi pemilik toko online lain untuk mencapai kesuksesan yang sama.

Kami juga mengundang Anda untuk mengajukan pertanyaan atau memberikan saran di bagian komentar di bawah. Kami akan melakukan yang terbaik untuk menjawab pertanyaan Anda dan memberikan panduan lebih lanjut.

Kata-kata Penutup: Raih Kesuksesan E-commerce Anda!

Ingatlah, kesuksesan e-commerce bukan hanya tentang memiliki produk yang bagus dan *traffic* yang tinggi. Ini juga tentang memberikan pengalaman pelanggan yang mulus, menyenangkan, dan memuaskan. Halaman checkout yang optimal adalah bagian penting dari pengalaman pelanggan ini. Dengan mengoptimalkan halaman checkout Anda, Anda dapat mengurangi angka *abandoned cart*, meningkatkan konversi, dan membangun loyalitas pelanggan.

Jangan takut untuk bereksperimen, terus belajar, dan terus berkembang. Dengan komitmen dan dedikasi, Anda dapat mencapai kesuksesan e-commerce yang Anda impikan. Selamat mencoba dan semoga berhasil!

Dan sebagai pertanyaan ringan penutup, apa satu perubahan yang akan Anda lakukan *hari ini* pada halaman checkout WooCommerce Anda? Bagikan jawaban Anda di kolom komentar!

"Kesuksesan bukanlah kunci kebahagiaan. Kebahagiaan adalah kunci kesuksesan. Jika Anda mencintai apa yang Anda lakukan, Anda akan sukses." – Albert Schweitzer. Teruslah berinovasi, teruslah memberikan yang terbaik, dan kesuksesan pasti akan mengikuti!

Post Terkait
Author

Administrator

31 Juli 2025

Hey..... Apa kabar? Semua artikel dan layanan yang kami sediakan di sini semata-mata untuk kepentingan pengguna dan klien. Jadi jika Anda merasa membutuhkan pelayanan kami silahkan jangan ragu untuk menghubungi. Kami juga bersedia untuk melayani konsultasi online melalui media sosial, melalui komentar dan melalui halaman testimonial yang telah kami sediakan. Selain itu Anda juga dapat menggunakan kontak form yang tersedia.

Jika apa yang anda dapatkan dari situs ini bermanfaat, silahkan dukung dengan like dan share . Terimakasih telah berkunjung, silahkan kembali kapanpun anda merasa membutuhkan layanan yang kami sediakan.

Status Akun Iklan 11 Juni 2024

Saya sampaikan bahwa status akun iklan sudah saya cek dan saya kelola. Sehingga pagi ini siap untuk di jalankan.

Abaikan notifikasi/tanda yang ada; Dibatasi anggaran, merah, kuning, apapun itu mohon di abaikan. Saya sudah pertimbangkan dan sesuaikan di masing-masing akun. Pagi ini, pukul 04.45 WIB saya baru selesai periksa dan setting semua akun. Sehingga tidak ada lagi yang perlu di tanyakan. Silahkan jalankan iklan.
Ingin berbagi dengan multibisnisindo dan memberikan kontribusi....? Tulis pengalamanmu Di Sini

Terimakasih
JOPanda

Tidak ada komentar terkait posting ini, Ingin memberi komentar?

Artikel akan muncul dalam 20 detik...